Sabtu, 16 Juni 2012

SUWITO LAGOLA : PETANI YANG MANTAN JUARA DUNIA TINJU



Hal-hal yang tampak negatif bila disalurkan secara tepat bisa menjadi hal yang bermanfaat tak hanya bagi diri sendiri, namun juga bagi banyak orang. Apa yang dialami Suwito bisa menjadi contoh. Hobinya adu jotos semasa remaja, disalurkan Suwito ke sasana tinju. Hasilnya, tahun 1995, Suwito Lagola mengharumkan nama bangsa Indonesia dengan merebut gelar juara dunia kelas welter World Boxing Federation (WBF). Dari 4 kali bertanding di kancah internasional, Suwito membukukan 3 kemenangan (1 diantaranya menang KO) dan 1 kali draw. 


Karirnya di dunia tinju tak berlangsung lama. Dunia tinju yang penuh intrik membuatnya kecewa berat. Tak hanya memutuskan gantung sarung tinju saat di puncak kejayaan, petinju asal Binjai (Sumatera Utara) ini juga membakar semua medali, piagam dan penghargaan yang diperolehnya selama berjuang di ring tinju. 


Kini, Suwito hidup tenang dan bahagia di Langkat (Sumatera Utara) bersama istri dan ketiga anaknya. Meski penampilannya kini bak rocker dengan rambut ikal gondrong, tapi profesi barunya sama sekali tak berhubungan dengan dunia musik rock. Sekarang, ia mencari nafkah sebagai petani karet di atas lahan hadiah mantan Bupati Langkat.  Tentu, dunia tinju tak ditinggalkannya. Ia masih melatih beberapa anak didik, termasuk salah seorang anak kandungnya, Aa Lagola. Suwito berharap, Aa akan mengikuti jejaknya menjadi juara dunia kelak.(MGH/Foto: Chaerul Dharma & Cuk Arbianto)

1 komentar:

  1. bung suwito,,salam saya udin temen nya nurulloh mantan petinju dari tegal murid sadrak maygoda.

    BalasHapus