Senin, 14 Mei 2012

MODUS ANOMALI PUTAR PERDANA DI AMERIKA


Tak harus mengeluarkan dana besar untuk membuat film yang menarik sekaligus bermutu. Modus Anomali, film besutan Joko Anwar, ini salah satu contohnya. Tak hanya 'bergizi' sebagai tontonan, skenario film yang juga ditulis Joko Anwar, meraih penghargaan utama Bucheon Award pada ajang Network of Asian Fantastic Film (NAFF) di Korea Selatan.  Di ajang tersebut, Modus Anomali menyisihkan 100 kompetitor dari berbagai negara termasuk Amerika Serikat, Jepang, Afrika Selatan, Taiwan, Hongkong, dan Malaysia.  NAFF merupakan bagian dari ajang Puchon International Fantastic Film Festival, juga Korea Selatan. 


Film produksi Lifelike Pictures yang sedang diputar di bioskop ini bergenre thriller psikologi dengan pemeran utama Rio Dewanto dengan beberapa pemain pendamping yang hanya sejumlah hitungan jari.Uniknya, sebagian besar pemain film ini dicasting dari jejaring sosial, kecuali Rio, Surya Saputra, dan Marsha Timothy. Yang juga tidak lazim dalam film Indonesia, seluruh dialog dalam film ini menggunakan bahasa Inggris. Alasannya, menurut sang sutradara,  sederhana saja, karena cerita film ini tidak terjadi di Indonesia.


Banyak kejadian unik selama syuting yang seluruhnya dilakukan di hutan pinus. Antara lain, kamerawan Gunnar Nimpuno sampai jatuh tersuruk ke dalam parit waktu mengejar Rio saat pengampilan adegan berlari. Sekedar informasi, Joko sengaja tidak menggunakan crane  atau rel untuk kamera. Jadi kamerawanlah yang memanggul kamera saat syuting, untuk menghasilkan kesan yang lebih menegangkan pada gambar yang dihasilkan. Tak kalah unik, suara musik yang menghiasi film ini diambil dari bunyi-bunyi yang tidak biasa. Suara mesin kopi, pendingin ruangan, bahkan air pembuangan toilet direkam dan diremix oleh Khikmawan Santosa. Hasilnya? Luar biasa! Sementara suara jejak kaki, binatang hutan dan sebagainya direkam secara langsung saat syuting. 


Selain jalinan cerita yang menegangkan dan sulit ditebak hingga menjelang akhir film, akting Rio dan ilustrasi musik banyak dipuji para pengamat film. Menariknya, Modus Anomali diputar perdana bukan di Indonesia, tapi di Amerika Serikat dalam ajang festival fim terbesar kedua di Amerika Serikat, The South by Southwest (SXSW) Film Festival yang berlangsung 9-17 Maret lalu di Austin.  Di Indonesia, film ini baru diputar mulai 26 April lalu.  Saat ini, pihak Lifelike sedang bernegosiasi dengan salah satu distributor Amerika, XYZ Films,  untuk memasarkan film ini di negeri Barack Obama tersebut. (MGH/Foto:www.twitchfilm.com)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar