Sabtu, 08 Desember 2012

SETIAWAN SUBEKTI : JURI KOMPETISI KOPI INTERNASIONAL


Iwan, demikian pemilik perkebunan kopi Banyuwangi (Jawa Timur) ini biasa dipanggil. Penampilannya bersahaja, meski reputasinya di dunia perkopian sudah kaliber dunia. Bagaimana tidak, dialah juri kompetisi kopi tingkat internasional. Toh, ia tetap memilih tinggal di kawasan pedesaan di Banyuwangi. Iwan bahkan selalu menyeduh sendiri kopi untuk para tamunya.

Pengakuan di tingkat dunia juga tak mengikis jati dirinya sebagai putra Using, sub suku di Banyuwangi. Iwan bahkan mendedikasikan sebagian waktu dan hartanya untuk melestarikan budaya Using. Waktu melihat rumah-rumah tradisional Using di desa adat Using Kemiren dibeli orang-orang asing untuk dibongkar dan kayunya dijadikan mebel, Iwan merasa sangat prihatin. Sejak itulah ia selalu membeli rumah tradisional yang dijual, khususnya di desa Kemiren. Ia juga menjual sebidang tanah seluas 4000 meter persegi di desa itu. Di atas tanah itulah Iwan merekonstruksi rumah-rumah kayu yang dibelinya. Kini jumlahnya telah mencapai 9 rumah dan menjadi markas Sanggar Genjah Arum yang didirikan Iwan. Inilah sanggar yang menjadi tempat bertemu dan berkreasi para seniman Using. Suara gending, angklung, maupun musik lesung khas Using nyaris tak pernah surut terdengar kompleks sanggar yang asri. Toh tak hanya seniman tradisional yang berkumpul di sana. Syaharani, penyanyi jazz kondang itu juga suka mampir ke sana bila sedang manggung di Banyuwangi. Suasana khas Using makin terbangun dengan interior yang dipenuhi barang-barang khas Using.

Meski tak tinggal di sana, Iwan berusaha selalu datang ke sanggar setiap hari. Biasanya, mulai pukul 20.00 hingga larut malam bahkan kadang hingga dini hari ia betah ngobrol dengan para seniman di sanggarnya. Kadang, pukul 02.00 dini hari ia baru beranjak puloang ke rumahnya yang berjarak 3 km dari desa Kemiren. Sipapaun yang datang ke Sanggar Genjah Arum, ditekankan Iwan, diperlakukan sama tanpa peduli jabatan maupun pangkatnya. (MGH/Foto: Kabar Banyuwangi)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar