Kamis, 03 Januari 2013

ALAN BUDIKUSUMA : SANG PENGANTEN OLIMPIADE


Meski telah lama mundur sebagai atlet bulutangkis, hingga kini nama Alan Budikusuma masih sangat lekat di benak pecinta olahraga, lebih-lebih penggemar bulutangkis. Pada masanya, Alan termasuk salah seorang tunggal putra andalan Indonesia yang malang melintang di berbagai turnamen bulutangkis bergengsi dunia. Di masa jayanya, Alan pernah menduduki peringkat 1 dunia. Puncaknya, Alan meraih medali emas bulutangkis tunggal putra di Olimpiade Barcelona (1992). Kemenangan yang sangat indah karena sang kekasih (saat itu) yang juga ratu bulutangkis dunia,  Susi Susanti, meraih medali emas tunggal putri. Pers dunia kemudian menjuluki mereka: 'Penganten Olimpiade.' 

Alexander Alan Budikusuma Wiratama alias Goei Ren Fang, begitu nama lengkap pria bertinggi 179 cm. Alan lahir di Surabaya tanggal 29 Maret 1968 dan meemluk agama Kristen. Sejak kecil, Alan dan adiknya yang kini bermain bulutangkis di Hong Kong, Yohan Hadikusumo Wiratama, telah diarahkan sang ayah untuk  menekuni bulutangkis. Mulai berlatih sejak kanak-kanak di klub Rajawali Surabaya, tahun 1986 Alan bergabung dengan PB Djarum Kudus. Tak ada yang menduga bocah gemuk yang sangat gemar nonton film itu kelak menjadi juara Olimpiade. Pasalnya, Alan kecil kurang bisa disiplin soal makan, hal yang sangat diperhatikan bagi atlet. Alan memang suka makan, apalagi kalau ketemu makanan favoritnya, rawon. 

Setelah gantung raket di tahun 1996, Alan membuka perusahaan alat-alat bulutangkis Astec bersama sang istri Susi Susanti. Nama Astec sendiri merupakan singkatan dari Alan-Susi Technology. Meski tak lagi bertanding di arena bulutangkis, Alan tetap berjuang untuk bulutangkis Indonesia dengan menyeponsori berbagai turnamen bulutangkis usia dini. Di luar kesibukannya sebagai pengusaha, Alan dikenal sebagai Pak RT di lingkungan tempat tinggalnya di Kelapa Gading, Jakarta Utara. Dari pernikahan mereka, Alan dan Susi telah dikaruniai seorang putri, Lourencia Averina, dan 2 orang putra, Albertus Edward serta Sebastianus Frederick.

Prestasi:
- Juara Dutch Open 1989
- Juara Thailand Open 1989
- Juara Thailand Open 1991
- Juara China Open 1991
- Juara German Open 1992
- Juara Indonesia Open 1993
- Juara Invitasi Piala Dunia 1993
- Medali emas Olimpiade Barcelona, Spanyol, 1992
- Juara Malaysia Open 1995
- Juara Thomas Cup 1996 (bersama Tim Thomas Indonesia)
(MGH/Foto: Inilah)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar