Jumat, 14 Januari 2011

UBI JALAR TERNYATA ASLI AMERIKA

    
     Ya, betul! Makanan rakyat ini ternyata asli dari benua Amerika dan baru menyebar ke seluruh dunia, terutama daerah tropis, pada abad ke-16. Di Indonesia, ubi jalar telah dibudidayakan secara luas pada tahun 1960-an, utamanya di Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Papua, dan Sumatera Utara sebagai daerah-daerah sentra produksi.

     Karena kandungan karbohidratnya, ubi jalar jamak dimanfaatkan sebagai makanan pokok. Bahkan hingga hari ini di beberapa daerah, diantaranya Papua dan Maluku, ubi jalar tetap menjadi makanan pokok dan disantap dengan lauk pauk.  Sedangkan di sebagian besar wilayah Indonesia lain, ubi jalar menjadi kudapan populer, biasanya direbus, digoreng, dijadikan gethuk, atau dikolak. Kini sudah diproduksi tepung ubi yang semakin mempermudah pengolahan ubi jalar menjadi berbagai penganan tradisional maupun modern. Apalagi ubi jalar juga kaya gizi (uraian lebih lengkap baca 'Ubi Tidak Sekedar Karbohidrat').

     Ubi jalar biasa disebut juga ketela rambat ada yang berwarna putih, jingga, ungu, merah, kuning. Ubi yang berwarna merah, kuning dan jingga mengandung pro vitamin A, sedangkan yanng berwarna ungu mengandung antosianin yang berfungsi sebagai antioksidan. (MGH/ Disarikan dari 'Hidangan Dari Ubi Jalar' oleh Ibu Tuti Soenardi di Kompas Minggu/Foto: beritaterkinionline.com)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar