Selasa, 01 Februari 2011

ERIYANTO : KAPTEN TERBAIK PILIHAN ITALIA

    
     Keadaan ekonomi keluarga yang sangat sederhana tidak menghalanginya untuk mencetak prestasi internasional. Tidak tanggung-tanggung, anak buruh tani dari Sukabumi ini terpilih sebagai Kapten Terbaik Intesa San Paolo Tournament di Milan, Italia (2010). Membanggakan, bukan saja karena ajang sepakbola yunior ini berkelas dunia dan diikuti 36 negara, namun juga karena Eriyanto dipilih oleh para pemandu bakat Italia yang merupakan mantan pemain AC Milan, diantaranya Maldini dan  Franco Baressi!

     Eriyanto (lahir 3 Desember 1996) berasal dari kampung Nagrak Utara, Cibadak, Sukabumi. Sulung dari 3 bersaudara, ia terpaksa putus sekolah karena tidak ada biaya. Jadilah sehari-hari ia membantu sang kakek mencari batu di sungai sambil menggembala kambing milik tetangga. Remaja 14 tahun ini memang tinggal bersama sang kakek dan nenek. Meski bekerja keras, ia tetap meluangkan waktu untuk berlatih sepakbola di klab di desanya. Klab ini dilatih Arif Hidayat, mantan pemain Timnas sepak bola tahun 70-an. Arif pula yang mengantar para anak-anak latihnya mengikuti seleksi All Star Team Challenge AC Milan Junior Camp di Jakarta. 

     Berkat prestasinya, ia kini bisa kembali ke sekolah lamanya SMPN 1 Nagrak, menimba ilmu bersama teman-teman sebaya lagi. Ia menolak tawaran Menteri Pemuda dan Olahraga Andi Malarangeng yang menawari beasiswa untuk bersekolah di Jakarta. Alasan Eri sederhana, ia tidak ingin jauh dari orangtua dan kakek-neneknya. Kabar terbaru tentang remaja berbakat ini, klub AC Milan Junior berniat mengontraknya. Masalahnya, apakah Eri bersedia pindah ke Italia, yang pastinya lebih jauh lagi dari Sukabumi dibanding Jakarta. (MGH/Foto: www.acmilanindonesia.com)    

1 komentar:

  1. semangat terus eri... jauhi narkoba dan miras... doa seluruh bangsa indonesia menyertai mu anak bangsaku.....!!!!

    BalasHapus