Sabtu, 15 September 2018

PROF. ARU WISAKSONO SUDOYO : PRESIDEN PARA DOKTER PENYAKIT DALAM SEDUNIA


Kepakaran Prof. DR. dr Aru Wisaksono Sudoyo Sp.PD-KHOM, FINASIM, FACP di bidang kedokteran spesialis penyakit dalam tidak hanya diakui di dalam negeri tapi juga diakui kalangan medis internasional. Terbukti Prof. Aru dipercaya sebagai Presiden Perhimpunan Dokter Spesialis Penyakit Dalam Sedunia. 

Guru Besar Hematologi Onkologi Medik Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FK UI) Jakarta ini lahir di Washington DC, pada tanggal 29 Juni 1951. Berayah seorang diplomat,  tak heran sekeluarga hidup berpindah pindah dari satu negara ke negara lain mengikuti tugas sang ayah. Masa kecil hingga remaja dijalaninya di berbagai kota besar dunia: Washington DC, Roma, Brussels, Manila, sebelum kemudian pulang ke Jakarta untuk menempuh pendidikan SMA di Jakarta dan kemudian masuk FK UI. Lulus UI  tahun 1976, Prof. Aru ditugaskan sebagai dokter di Pulau Buru. Meski hanya 2 tahun, pengalaman bekerja di pulau terpencil sangat berkesan bagi pakar kanker ini. Tidak hanya keterampilan dan pengalaman yang makin kaya, namun orang-orang yang ditemui selama bertugas di  Pulau Buru menjadi motivasi istimewa agar tetap bertahan menghadapi kendala apapun.

Semakin hebat seseorag, makin besar pula tantangan dan cobaan yang dihadapi. Ini terjadi pula pada Prof. Aru. Ada kalanya, Beliau mengaku merasa lelah dan hampir menyerah. Namun ingatan pada orang-orang di Pulau Buru dan para relawan kanker yang berjuang tanpa kenal lelah membuat Prof. Aru mengaku jadi malu sendiri dan kembali teguh pada tujuan semula. Prof. Aru menikah dengan Herawati Supolo dan dikaruniai 2 anak: Ruby G. Sudoyo serta Panji N. Sudoyo. (mgh/foto: Konsula)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar