Selasa, 08 Juli 2014

EDITH WIDAYANI : MELINTASI BENUA DENGAN PIANO


Edith Widayani adalah salah seorang pianis Indonesia yang telah meraih reputasi dunia.  Tidak hanya di Indonesia, Edith telah menggelar konser di banyak negara seperti Kolumbia, Amerika Serikat, Italia, Jerman, Hongaria, Cina, dan Kosta Rika. sejumlah penghargaanpun telah dikantonginya. Sebut saja Juara 1 Jakarta International Open Piano Competition (2013). Tidak hanya tampil sebagai pianis, Edithpun sempat diundang untuk mengajar piano di Bogota (Kolumbia) tahun lalu. 

Prestasi membanggakan pianis asal Jakarta ini tentu tak lepas dari peran orangtuanya yang jeli membaca bakat sang putri sejak dini. Umur 3 tahun, Edith telah belajar bermain piano meskipun sekedar pengisi waktu. Namun melihat bakat sang putri, orangtuanya segera memasukkan Edith ke sekolah musik Yayasan Pendidikan Musik hingga usia 15 tahun. Setelah lulus, Edit lanjut belajar musik pada DR. Johannes S. Nugroho, mantan Dekan Musik Universitas Pelita Harapan. Ketika itulah Edith memutuskan musik sebagai jalan hidupnya. Maka berangkatlah ia ke negeri Cina untuk mempelajari musik secara serius di sekolah musik milik Prof. Ling Yuan d Beijing hingga lulus tahun 2008.  Belum puas, Edith terbang ke barat untuk belajar musik klasik secara lebih mendalam. Yang dipilihnya Texas Christian University School of Music (Amerika Serikat). Dasarnya memang berbakat, Edit lulus Magna Cum Laude tahun 2012. Lanjut lagi ke Eastman School of Music hingga meraih gelar Master of Music tahun lalu. 

Pengalaman konser di banyak negara ditambah gelar Master dari sekolah musik terkemuka Amerika Serikat ternyata belum cukup untuk Edith. Ia masih merasa harus belajar lagi. Maka kembalilah ia ke Eastman School of Music mulai musim gugur tahun ini, kali ini untuk mengejar gelar Doktor Musik. Tetap di sela-sela jadwalnya yang padat, Edit menyempatkan pulang ke Indonesia untuk mengajar, menjadi juri kontes-kontes musik, atau menggelar konser.

Dengan referensi musik Indonesia, Cina, dan barat, membuat edith menjadi unik dibanding musisi lain. Apalagi Edith juga bisa bermain gu-zheng (alat musik tradisional Cina) dan gamelan Indonesia, yang sering dilakukannya saat senggang. Selain musik, Edith juga senang memasak dan membuat kue. 

Penghargaan:
- Judith Solomon Award in Chamber Music 
- TCU Faculty and Friends Chamber Music Award
Juara 1 Jakarta International Open Piano Competition (2013)
(MGH/Foto: Koleksi Pribadi)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar