Tampilkan postingan dengan label juara dunia. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label juara dunia. Tampilkan semua postingan

Jumat, 30 Mei 2014

YULINAR TIKASARI WARDAH : PENDEKAR PUTRI NAN CANTIK



Berbusana muslimah ditambah tutur kata lemah lembut, bisa jadi membuat orang tak menyangka Yulinar Tikasari Wardah adalah olahragawati pencak silat handal. Tidak sembarangan, ialah juara dunia pencak silat kelas tanding putri 45-50 kg. Gelar itu diraihnya dalam World Championships di Negeri Gajah Putih, Muangthai (2012). Di tahun yang sama, Tika mempersembahkan medali emas pencak silat putri SEA Games. Siapakah pendekar putri nan cantik ini?

Tika, demikian nama sapaannya, adalah pendekar dari Paguron Silat Ayu Pusaka Indonesia (API), di Bogor. Tidak hanya Tika, kedua adiknya Dela Tikasari Wardah dan Efril Syahbayan juga berguru pencak silat di perguruan yang sama. Tika lahir di Bogor (Jawa Barat), tepat di hari ke-12 bulan Juli 1989. Mengaku belajar silat awalnya hanya iseng pengisi waktu, ke-2 dari 4 bersaudara anak pasangan Bahrudin dan Yani Mardiani ini nyatanya sangat berbakat dalam beladiri asli Indonesia ini. Meski sudah berprestasi di tingkat dunia, Tika tetap rendah hati. Menurutnya, apa yang telah dicapai selama ini berkat dukungan masyarakat dan pelatih. Tidak terlena, Tika kini berkonsentrasi menghadapi SEA Games tahun depan. 

Prestasi di bidang olahraga tak lantas menghambat pendidikan formalnya. Tika lulus dengan mulus dari Fakultas Keolahragaan, Universitas Negeri Jakarta dan kini telah bekerja di Pengprov IPSI Jawa Barat. Buat yang naksir, siap-siap patah hati karena mojang Bogor anu geulis ini baru dipersunting Ari Faizal, staf KONI Propinsi DKI Jakarta, tanggal 12 April 2014 lalu. Semoga sakinah mawaddah wa rahmah. (MGH/Foto: Koleksi Pribadi)

Kamis, 29 Mei 2014

MARGARETHA HERAWATI : SETAHUN 2 GELAR JUARA DUNIA


Inilah salah satu Srikandi Indonesia yang berhasil menyandang gelar juara dunia di bidang olahraga. Margaretha Herawati yang biasa disapa Retha, menyabet gelar juara dunia renang sirip (fin swimming) putri pada tahun 2011 di RRC. Tak hanya 1, Retha langsung menyabet 2 gelar juara dunia sekaligus yaitu B-i-Fins 50 meter dan 100 meter putri. Dan tak hanya itu! Iapun pemegang rekor renang B-i-Fins 100 meter putri Asia hingga kini. Untuk mengingatkan, B-i-Fins adalah renang dengan menggunakan alat pada kaki dan snorkle. 

Menekuni olahraga renang sejak usia 4 tahun atas arahan sang ayah, kini dara penyayang binatang ini menjadi andalan Indonesia di tingkat internasional terutama untuk renang sirip. Bertinggi-berat 168 cm/65 kg, Retha lahir di Jakarta tanggal 20 Oktober 1988. Selain berenang, Retha suka main basket, nonton, dan jalan-jalan. Tapi tak hanya di kolam renang dan lapangan basket, Retha juga gemar menempa fisik di pusat kebugaran dan menjaga postur dengan pilates. 

Hebatnya, meski berprestasi tingkat dunia sebagai atlet, Retha tak melupakan pendidikan formal. Gelar Sarjana Olahraga disandangnya dari Universitas Negeri Jakarta.  Retha beragama Katholik dan dikenal ramah, ceria, serta mudah berteman. Ingin berteman, bisa kenalan lewat twitternya @dora_etha.

Prestasi:
- Medali perak Kejuaraan Asia AASF (2007)
- Medali emas Asian Indoor Games, Vietnam (2009)
- Medali emas SEA Games renang sirip nomor B-i-Fins 100 m, Laos (2009)
- Peringkat 5 dunia (2009)
- Juara dunia renang sirip nomor B-i-Fins 50 m, RRC (2011)
- Juara dunia renang sirip nomor B-i-Fins 100 m, RRC (2011)
- Rekor Asia renang sirip nomor B-i-Fins 100 m
(MGH/Foto: Koleksi Pribadi)

Selasa, 12 Juni 2012

CHRIS JOHN : SANG NAGA YANG TAK TERKALAHKAN



Awal Mei lalu, Chris John dianugerahi gelar Super Champion kelas bulu WBA. Ini karena prestasi cemerlangnya mempertahankan gelar juara dunia kelas bulu WBA selama 16 kali berturut-turut tanpa putus! Tak hanya itu, Sang Naga,begitu julukan petinju berambut cepak ini, telah menyatukan gelar juara dunia kelas bulu versi IBF pada tahun 2004! Sepanjang karirnya, Chris tidak pernah sekalipun terkalahkan!


Yohannes Christian John, di ring tinju lebih dikenal dengan nama Chris John, lahir di Banjarnegara (Jawa Tengah), 14 September 1979 dari pasangan Johan Tjahjadi (Tjia Foek Sem) dan Maria Warsini. Bakat bertinjunya menurun dari sang ayah yang mantan petinju amatir. Bahkan sejak masih kecil, Chris dan adiknya, Adrian, telah dilatih bertinju oleh sang ayah. Setelah beberapa kali bertanding di ajang tinju amatir, prestasi Chris makin menanjak setelah direkrut pelatih tinju asal Semarang, Sutan Rambing.

Prestasi internasional pertama diraihnya dengan mengalahkan petinju Kolumbia Oscar leon di Bali (2003) sekaligus mengukuhkan Chris sebagai juara dunia WBA sementara. Sayangnya, prestasi Chris kurang 'dianggap' di Indonesia karena gelar' juara dunia sementara' dianggap kurang bergengsi. Namun Chris tak patah arang. Baginya yang trepenting terus berlatih dan meraih prestasi tinju yang lebih baik lagi. Terbukti, ia kembali sukses mengalahkan petinju Jepang Osamu Sato di depan pendukungnya sendiri di Tokyo (2004). Kemenangan ini tak hanya merubah pandangan sebagian orang di Indonesia yang semula meragukan menjadi mendukung Chris, namun juga membuat The Indonesian Thin Man, begitu julukan Chris saat itu, populer di Jepang. Julukan Sang Naga atau The Dragon baru disandangnya setelah mengalahkan Juan Manuel Marquez, salah satu petinju terbaik dunia yang juga mantan juara kelas bulu WBA asal Meksiko di Tenggarong (Kalimantan Timur)

Sayang, tak lama kemudian ia terbelit masalah dengan sang pelatih soal pembagian honor pertandingan, bahkan sampai ke meja hijau. Untunglah, akhirnya masalah ini bisa diselesaikan secara kekeluargaan. Kini, petinju bertinggi badan 169 cm dilatih dan dimanajeri Craig Christian dari Harry's Gym, Perth (Australia).


Tak banyak yang tahu, Chris juga sempat menekuni olahraga wushu. Prestasinyapun membanggakan: medali emas kelas 52 kg SEA Games Jakarta (1997) dan medali perunggu kelas 52 kg SEA Games Kuala Lumpur (2001). Kini, Chris laris menjadi model iklan berbagai produk. Tak hanya di Indonesia,  Chris juga dikontrak di Australia untuk menjadi model iklan Fire Power, zat aditif untuk kendaraan. 


Di luar ring, Chris adalah sosok ayah yang penuh kasih bagi Maria Luna Ferisha dan Maria Rosa Christiani, 2 bayi mungil buah pernikahannya dengan mantan atlet wushu Anna Maria Megawati. Anna yang sering cemas akan keselamatan Chris, sudah meminta Chris gantung sarung tinju dan beralih menjadi pengusaha. Namun sampai hari ini tampaknya belum ada tanda-tanda Chris John memenuhi permintaan  istri tercinta.(MGH/Foto:Koleksi Pribadi)