Bahan:
Pisang raja bulu tua 1 sisir / pisang tanduk tua 6 buah
Gula Jawa secukupnya
Kelapa 1/2 btr (ambil santannya)
Daun pandan 3 lbr
Garam sedikit
Cara Membuat:
1. Kupas pisang lalu potong-potong.
2. Rebus gula Jawa dengan air secukupnya.
3. Saring lalu rebus lagi.
4. Masukkan pisang, biarkan hingga mendidih.
5. Kecilkan api. Biarkan beberapa saat lagi hingga pisang cukup matang.
6. Angkat.
7. Rebus santan dengan garam dan daun pandan. Angkat.
8. Hidangkan kolak bersama santannya.
(Resep: Nyonya Rumah/Kompas)
Serabi Indonesia (SERbA-serBI INDONESIA), berisi tulisan tentang sisi positif Indonesia. Dipersembahkan untuk saudara-saudari sebangsa.
Tampilkan postingan dengan label Resep kolak. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Resep kolak. Tampilkan semua postingan
Jumat, 18 Juli 2014
Sabtu, 12 Juli 2014
KOLAK DUA RUPA
Bahan:
Talas 600 gr (kupas, kukus, tumbuk halus hingga rata selagi panas)
Tepung sagu 100 gr
Garam halus 1 sdt
Bubuk vanili 1/2 sdt
Pisang Rai:
Pisang kepok 3 buah (belah 2)
Tepung beras 150 gr
Kelapa 1/4 btr (parut, rebus, campur dengan garam)
Garam secukupnya
Kuah:
Gula merah 200 gr (iris halus)
Gula pasir 100 gr
Air 400 ml
Daun pandan 1 lbr (potong-potong)
Garam halus 1/2 sdt
Kayu manis 3 cm
Pelengkap:
Santan kental 200 ml (rebus hingga mendidih)
Cara membuat:
1. Kuah:
- Campur semua bahan dalam panci.
- Rebus hingga mendidih.
- Saring dan sisihkan.
2. Talas biji salak:
- Campur tals, tepung sagu, vanili, dan garam.
- Aduk rata.
- Ambil 1 sendok teh adonan, bulatkan.
- Rebus hingga matang dan mengapung. Angkat.
- Tuang talas biji salak ke dalam kuah. Sisihkan.
3. Pisang rai:
- Campur tepung beras, garam, dan air.
- Aduk hingga menjadi adonan lembut.
- Bungkus pisang dengan adonan.
- Rebus dalam air mendidih hingga mengapung.
- Angkat dan tiriskan.
- Balut rata pisang rai dengan kelapa parut.
- Sisihkan.
4. Tuang biji salak dan kuah ke dalam mangkok.
5. Tambahkan pisang rai.
6. Siram dengan santan kental.
7. Sajikan hangat-hangat.
Info Saji:
Untuk: 6 porsi
(Resep: Nanda/Femme)
Talas 600 gr (kupas, kukus, tumbuk halus hingga rata selagi panas)
Tepung sagu 100 gr
Garam halus 1 sdt
Bubuk vanili 1/2 sdt
Pisang Rai:
Pisang kepok 3 buah (belah 2)
Tepung beras 150 gr
Kelapa 1/4 btr (parut, rebus, campur dengan garam)
Garam secukupnya
Kuah:
Gula merah 200 gr (iris halus)
Gula pasir 100 gr
Air 400 ml
Daun pandan 1 lbr (potong-potong)
Garam halus 1/2 sdt
Kayu manis 3 cm
Pelengkap:
Santan kental 200 ml (rebus hingga mendidih)
Cara membuat:
1. Kuah:
- Campur semua bahan dalam panci.
- Rebus hingga mendidih.
- Saring dan sisihkan.
2. Talas biji salak:
- Campur tals, tepung sagu, vanili, dan garam.
- Aduk rata.
- Ambil 1 sendok teh adonan, bulatkan.
- Rebus hingga matang dan mengapung. Angkat.
- Tuang talas biji salak ke dalam kuah. Sisihkan.
3. Pisang rai:
- Campur tepung beras, garam, dan air.
- Aduk hingga menjadi adonan lembut.
- Bungkus pisang dengan adonan.
- Rebus dalam air mendidih hingga mengapung.
- Angkat dan tiriskan.
- Balut rata pisang rai dengan kelapa parut.
- Sisihkan.
4. Tuang biji salak dan kuah ke dalam mangkok.
5. Tambahkan pisang rai.
6. Siram dengan santan kental.
7. Sajikan hangat-hangat.
Info Saji:
Untuk: 6 porsi
(Resep: Nanda/Femme)
Langganan:
Postingan (Atom)