Seperti umumnya atlet angkat besi lain, Edi Kurniawan lahir dari keluarga yang kurang berkecukupan secara ekonomi. Toh ia membuktikan bisa mencapai prestasi internasional dengan merebut medali emas angkat besi kelas 69 kg putra pada SEA Games Muangtha (2007). Sayang, ia terpaksa absen di SEA Games 2009 karena cedera punggung. Edi lahir di Lampung tanggal 7 Januari 1988. Ia mempunyai tinggi-berat 166 cm/69 kg. Di SEA Games 2013 mendatang, Edi bertekad akan kembali merebut medali emas. Saat ini, Edi berlatih di Samarinda (Kalimantan Timur) di bawah arahan pelatih bertangan dingin, Lukman. (MGH/Foto: Koleksi Pribadi)
Serabi Indonesia (SERbA-serBI INDONESIA), berisi tulisan tentang sisi positif Indonesia. Dipersembahkan untuk saudara-saudari sebangsa.
Tampilkan postingan dengan label Lampung. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Lampung. Tampilkan semua postingan
Minggu, 23 Desember 2012
EDI KURNIAWAN : TEKAD KEMBALI REBUT JUARA SEA GAMES
Seperti umumnya atlet angkat besi lain, Edi Kurniawan lahir dari keluarga yang kurang berkecukupan secara ekonomi. Toh ia membuktikan bisa mencapai prestasi internasional dengan merebut medali emas angkat besi kelas 69 kg putra pada SEA Games Muangtha (2007). Sayang, ia terpaksa absen di SEA Games 2009 karena cedera punggung. Edi lahir di Lampung tanggal 7 Januari 1988. Ia mempunyai tinggi-berat 166 cm/69 kg. Di SEA Games 2013 mendatang, Edi bertekad akan kembali merebut medali emas. Saat ini, Edi berlatih di Samarinda (Kalimantan Timur) di bawah arahan pelatih bertangan dingin, Lukman. (MGH/Foto: Koleksi Pribadi)
Jumat, 21 Desember 2012
MISDAN YUNIP : 3 EMAS + REKOR ANGKAT BESI SEA GAMES
Lewat olahraga angkat besi, Misdan Yunip berhasil meraih 3 kali menjadi juara angkat besi kelas 69 kg putra SEA Games. Ia bahkan pernah memegang rekor SEA Games di kelas tersebut. Misdan yang akrab dipanggil 'Ucok' merupakan salah satu atlet gemblengan Padepokan Gajah Lampung di Pringsewu (Lampung). Dari angkat besi pula Ucok bisa membangun rumah yang cukup mentereng di kampungnya, membeli sawah, dan kebun bagi keluarganya. Lebih dari itu, Ucok tak perlu pusing memikirkan nasibnya bila kelak tak lagi aktif di arena angkat besi. Pasalnya, aah seorang putra ini telah diterima bekerja sebagai PNS. Kesuksesan Ucok ini memotivasi para orangtua di desanya untuk mendorong putra-putri mereka menekuni olahraga angkat besi.
Nama Misdan Yunip juga pernqah menghiasi berbagai media olahraga menjelaqng Olimpiade Athena (2008). Kala itu, pemilik Padepokan Gajah Lampung, Imron Rosadi protes pada PABBSI atas dugaan manipulasi data prestasi atlet yang mebuat 2 atlet, salah satunya Misdan Yunip, tercoret dari kontingen angkat besi ke Olimpiade.(MGH)
Kamis, 02 Agustus 2012
TRIYATNO : PERAK OLIMPIADE UNTUK INDONESIA
Para atlet angkat besi Indonesia kembali mengharumkan nama bangsa di ajang Olimpiade London. Setelah Eko Yuli Irawan memboyong medali perunggu, kemarin giliran Triyatno mempersembahkan medali perak. Ini merupakan medali Olimpiade kedua dari Triyatno. Medali pertama, perunggu, ia rebut dalam ajang Olimpiade Beijing (2008).Triyatno lahir dari keluarga petani di Metro, Lampung, tepat 20 Desember 1987. Di luar kesibukannya berlatih dan berlaga di berbagai arena angkat besi nasional maupun internasional, Triyatno bekerja sebagai karyawan di jajaran Pemda Balikpapan. Sama seperti Eko, Tri digembleng pelatih Lukman.
Tentang Triyatno, ada yang istimewa dari Olimpiade London, selain tentu saja medali perak yang diboyongnya, Di ajang internasional itu Tri menjadi salah satu atlet terpopuler di arena angkat besi, selain Deni, juga asal Indonesia. Bahkan pembawa acara yang asli Inggrispun menggunakan bahasa Indonesia saat memanggil Tri dan Deni. Padahal pada peserta negara lain, sang pembawa acara selalu berbahasa Inggris. Di kalangan wartawan Eropapun, Tri populer dan termasuk atket yang paling banyak ditunggu untuk wawancara. Tri sendiri selalu melayani semua pertanyaan wartawan dengan ramah. Yang membuat para wartawan internasional lebih senang, Tri menguasai bahasa Inggris dengan baik. Sementara bagi para penggemar angkat besi, Tri populer karena keramahannya dalam melayani permintaan foto dan tandatangan, atau sekedar mengobrol.
Prestasi:
- Peringkat 4 kelas 62 kg Kejuaraan Dunia (2007)
- Medali emas kelas 62 kg SEA Games Muangthai (2007)
- Medali perungu kelas 62 kg Olimpiade Beijing (2008)
- Medali perak kelas 69 kg Olimpiade London (2012)
(MGH/Foto: Paul Hanna)
Langganan:
Postingan (Atom)

