Jumat, 22 Juni 2012

LUMPIA

Bahan:
Kulit lumpia kecil   11 lbr
Putih telur   1 btr (untuk perekat)
Minyak untuk menggoreng

Isi:
Bawang merah   4 btr (iris)
Bawang putih   2 siung (iris)
Udang kupas   100 gr (giling kasar)
Telor   1 btr (kocok)
Rebung   150 gr (potong korek api)
Kecap asin   1/2 sdm
Kecap manis   1/2 sdm
Garam   1/2 sdt
Merica bubuk   1/4 sdt
Gula pasir   1/2 sdt
Air   100 ml
Daun bawang   1 btg (iris halus)
Minyak goreng   1 sdm

Cara Membuat:
Isi:
- Tumis kedua bawang sampai harum. 
- Masukkan udang lalu aduk sampai berubah warna.
- Sisihkan di pingggir wajan.
- Masukkan telor, aduk sampai berbutir kasar.
- Masukkan rebung, tumis sampai layu.
- Masukkan kedua macam kecap, garam, merica, dan gula pasir. Tuangkan air.
-  Tumis hingga matang. Masukkan daun bawang dan aduk hingga meresap. 

1. Ambil selembar kulit lumpia. Beri isi.
2. Lipat dan gulung. Rekatkan dengan putih telor.
3. Panaskan minyak dengan api sedang.
4. Goreng hingga matang dan kering.

Info Saji:
Untuk : 11 potong
(Resep: Philips)

Kamis, 21 Juni 2012

HAN SIEN KUANG : MUSISI SENIOR TAIWAN ASAL MEDAN

Tak banyak yang tahu, musisi senior Taiwan ini berasal dari Medan. 'Pak Sofie',  begitu ia biasa dipanggil, bahkan mengecap pendidikan di Medan hingga tamat SMA. Saat usianya 20 tahun, ia baru pindah ke Taiwan dengan niat melanjutkan kuliah (1978). Tak disangka, jalan hidup justru membawanya ke dunia musik hingga kini menjadi musisi dan music director ternama di Taiwan.

Persentuhan Pak Sofie dengan dunia musik sudah dimulai di tahun ke-3 di Taiwan (1980). Ia kemudian membentuk grup musik Yuko Lili bersama beberapa musisi Taiwan.  Sukses besar! Bahkan salah satu album mereka terjual tak kurang dari 1 juta kopi di seluruh Asia (1991). Kesuksesan materi langsung mengikuti setelahnya. Namun itu tak membuat Pak Sofie puas. Sebagai musisi, ia lebih menginginkan kesuksesan dan kebebasan berkarya. Maka iapun keluar dari Yuko Lili untuk bersolo karir. Setelah album pertamanya dilempar ke pasaran (1994), Pak Sofie semakin memantapkan posisi sebagai musisi papan atas Taiwan. Hingga kini, ia telah merekam 10 album dan masih aktif di blantika musik Taiwan. Tak hanya menghibur penikmat musik secara audio, iapun sering tampil di TV Taiwan hingga kini.

Karirnya sebagai musisi mapan di Taiwan menuntut Pak Sofie bermukim di sana. Sementara statusnya sebagai WNI membuatnya harus sering mondar-mandiri mengurus masalah keimigrasian. Jelas sangat merepotkan, apalagi bagi musisi papan atas yang jadwalnya amat padat. Karena itu pak Sofie akhirnya pindah kewarganegaraan ke Taiwan. Apalagi sang istri juga wanita Taiwan. Meski demikian, sampai sekarang Pak Sofie masih fasih berbahasa Indonesia. Iapun masih bisa menyanyikan lagu-lagu pop Indonesia, seperti yang jadi favoritnya 'Sepanjang jalan Kenangan' dari Tetty Kadi. (MGH)

SATE CINCANG BUMBU WOKU

Bahan:
Daging ikan kakap   2000 gr (cincang kasar)
Kelapa setengah tua parut   50 gr
Minyak goreng   1 sdm
Daun jeruk   3 lbr (iris halus)
Daun salam   1 lbr
Air asam    1 sdm
Tepung singkong   2 sdm
Bambu sate lilit   10 btg

Bumbu Halus:
Irisan cabe merah   7 sdm
Irisan bawang putih   3 sdm
Irisan kunyit   1 sdt
Tomat   1 buah (buang kulit dan bijinya)
Irisan jahe   1 sdt
Ketumbar   1 sdt
Kemiri   3 btr
Terasi   sedikit
Gula merah   1 sdm
Garam   1 sdt

Cara Memasak:
1. Gerus bumbu halus lalu tumis bersama daun salam dan daun jeruk. 
2. Tuangi air asam. Aduk sebentar lalu angkat.
3. Campurkan bumbu yang sudah ditumis tadi dengan daging ikan cincang dengan kelapa parut, dan tepung singkong. Aduk rata.
4. Ambil bambu lilit. Bentuk sate  lilit dengan cara dikepal-kepal.
5. Kukus selama sekitar 1/2 jam. Angkat.
6. Panggang dengan arang hingga kecoklatan.
7. Sajikan.

Info Saji:
Untuk : 10 tusuk (55 kal/tusuk)
(Resep: Ibu Tuti Soenardi/Kompas)

Rabu, 20 Juni 2012

MUHAMMAD RACHMAN : REBUT GELAR JUARA DUNIA LAGI DI USIA 40



Tingginya 'hanya' 160 cm. Tapi di atas ring kedigdayaannya tak diragukan lagi. Terbukti diraihnya gelar juara dunia tinju kelas terbang mini versi IBF dengan mengalahkan Daniel Reyes asal kolumbia (2004). Julukannyapun seram-seram: 'The Rock Breaker' dan 'Predator'. Nama julukan yang pertama disematkan publik tinju dunia pada petinju kelahiran Merauke (Papua) tanggal 23 Desember 1971 ini setelah ia mengalahkan petinju elit IBF, Ernesto Rubillar dari Filipina. Ernesto yang dijuluki 'Hard Rock' dikalahkan Rachman dalam pertandingan di Jakarta (2003).


Mohamad Rachman Sawaludin bin Suhaimat, begitu nama lengkapnya, kini tinggal di Blitar (Jawa Timur) bersama istri dan anak-anaknya. Di usia yang tergolong tak lagi muda untuk ukuran atlet, Rachman justru terus berprestasi di tingkat internasional. Setelah merebut gelar juara dunia IBF di usia 33 tahun (2004), Rachman memboyong gelar juara dunia tinju kelas yang sama, kali ini versi WBA setelah meng-KO Kwantai Sithmorseng, sang juara bertahan asal Muangthai (2011). Hebatnya lagi, Rachman meraih gelar juara dunia tanpa bantuan pelatih! Ia hanya berlatih sendiri dengan ditemani istri tercinta yang juga berperan sebagai asisten yang menyiapkan makanan dan pencatat waktu. 


Rachman, putra ke-3 dari 9 bersaudara buah pernikahan H. Suhaimat (PNS) dan Siti  Maryam (petani) terkenal bandel semasa remajanya. Tak hanya hobi berkelahi dan sering tidur di jalanan, Rachman pernah merasakan dinginnya sel penjara. Untung, akhirnya dia menemukan tempat yang tepat untuk menyalurkan agresivitasnya: sasana tinju. Tak berkembang di Merauke, Rachman pindah ke Surabaya dan melamar ke Sasana Pirih saat usianya sudah 20 tahun. Eddy Pirih, pemilik sasana menolaknya karena Rachman dianggap sudah terlalu 'tua' untuk berlatih. Tapi Rachman tak putus asa hingga Eddy mengizinkannya berlatih dengan petinju-petinju Pirih. Saat itulah Eddy melihat bakat bertinju Rachman dan menerimanya berlatih di Sasana Pirih. Rachman meraih gelar internasional pertamanya: juara Asia Pasifik IBF setelah mengkanvaskan petinju Filipina Roger Mananquil (2000). 


Di luar tinju, kehidupan pribadi Rachman pernah mengalami badai hingga terpaksa bercerai dengan istri terdahulu (2007). Tapi kini, Rachman telah tenang dengan keluarga barunya sambil menekuni dunia bisnis. Tak ingin jauh-jauh dari dunia tinju, Rachman juga sedang memulai bisnis promotor tinju. Toh, ia tetap mengutamakan pendidikan dengan meraih gelar Sarjana Hukum dari Universitas Putra Bangsa, Surabaya (2006). Benar-benar atlet yang layak jadi teladan!(MGH/Foto:www.demokrat.or.id)

DURIAN GORENG

Bahan:
Daging durian   200 gr (haluskan)
Tepung terigu protein sedang   150 gr
Telor   1 btr (kocok lepas)
Gula pasir   3 sdm
Garam   1/4 sdt
Air   50 ml
Minyak goreng

Cara Memasak:
1. Campurkan telor, tepung terigu, gula pasir, garam, dan air. Aduk rata.
2. Panaskan minyak di atas api sedang.
3. Sendok adonan dalam minyak.
4. Goreng di atas api sedang hingga matang.

Info Saji:
Untuk  : 20 potong
(Resep: Majalah Sedap)

Selasa, 19 Juni 2012

SRUTI RESPATI : RILIS 'ARIRANG' LANGGAM JAWA DI KOREA


Pesinden anggun ini memberi kejutan manis bagi bangsa Indonesia awal tahun 2012. Dua lagu yang dilantunkannya rilis dalam satu album kompilasi Korea yang dirilis di negeri K-pop itu. Istimewanya, meski menyanyikan lagu berbahasa Korea 'Arirang', namun Sruti melantunkannya dalam 2 versi langgam Jawa! 

Sruti lahir di Solo (Jawa Tengah) tanggal 26 September 1980. Meski memilih jalur musik tradisional Jawa dalam berkarya, namun kualitas vokalnya membawa Sruti ke panggung-panggung jazz dan berkolaborasi dengan para musisi jazz dalam dan luar negeri. Tak heran, media nasional juga menjulukinya 'pesinden jazz'.

Kedua versi langgam Jawa 'Arirang' direkam Sruti di Indonesia. Masternya kemudian dikirim ke Korea.  Hebat kan, rekaman di dalam negeri untuk album yang diproduksi label asing! (MGH/Foto:Yanuar Anoe)

NASI BAKAR TERI



Bahan:
Beras   300 gr
Teri nasi   50 gr (goreng)
Santan   500 ml (dari 1/2 btr kelapa)
Daun salam   2 lbr
Serai   1 btg (ambil putihnya, memarkan)
Daun jeruk   3 lbr (buang tulangnya)
Garam   1 sdt
Daun kemangi   25 gr
Daun pisang untuk membungkus
Lidi untuk sematan pembungkus
Arang untuk membakar nasi

Pelengkap:
Ayam goreng   3 ptg
Tahu goreng   3 ptg
Tempe goreng   3 ptg
Sambal terasi

Cara Memasak:
1.  Rebus santan, daun salam, serai, daun jeruk, dan garam sampai mendidih.
2. Masukkan beras ke dalam penanak nasi listrik (rice cooker). 
3. Tuang rebusan santan. Masukkan teri. Aduk rata.
4. Nyalakan penanak nasi dan tunggu hingga matang.
5. Ambil daun pisang, beri nasi, tambahkan daun kemangi di atasnya, bungkus, dan sematkan lidi.
6. Bakar sampai matang di atas bara. 
7. Sajikan bersama pelengkap. 
(Resep:Philips)