Tampilkan postingan dengan label atlet panahan indonesia. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label atlet panahan indonesia. Tampilkan semua postingan

Minggu, 22 Juni 2014

NOVIA NURAINI : EMAS SEA GAMES SRIKANDI MUDA


Inilah salah satu srikandi andalan Indonesia di banyak kejuaraan internasional. Novia Nuraini dilahirkan tepat hari ke-24 bulan November tahun 1990 dari pasangan Agus Subijanto dengan Tri Yuli Ariantini. Meskipun mengharumkan nama bangsa lewat cabang olahraga panahan, dara berlesung pipit ini juga alumna D1 ITS jurusan komputer aplikasi bisnis. Tak hanya mampu meraih emas di nomor perorangan, ia juga telah mempersembahkan medali emas SEA Games nomor beregu putri bersama Safitri Eka Yuliani dan Ika Yuliana.

Prestasi:
- Medali emas panahan perorangan putri nomor recurve SEA Games Vientiane 2009
- Medali emas panahan beregu putri nomor recurve SEA Games Palembang 2011
(MGH/Foto:rcherz)

Kamis, 21 Maret 2013

KUSUMA WARDHANI : PERAK PERTAMA DARI OLIMPIADE SEOUL


Bersama Nurfitriyana dan Lilies Handayani, Kusuma Wardhani mempersembahkan medali pertama bagi Indonesia dari ajang Olimpiade Seoul (1988). Tiga srikandi tersebut mencatat sejarah dengan memboyong medali perak panahan beregu puteri setelah mengalahkan tim putri Amerika Serikat. Tidak mudah, karena tim Indonesia dan Amerika Serikat mencatat skor yang sama. Melalui pertandingan ulang untuk memperebutkan medali perak, ke-3 srikandi kita berhasil mengungguli trio putri Amerika Serikat dan mempersembahkan medali Olimpiade pertama bagi bangsa Indonesia. (MGH/Foto: Iwan Dahnial)

Jumat, 27 Juli 2012

IKA YULIANA : SRIKANDI DI OLIMPIADE LONDON


Dara ini satu-satunya harapan Indonesia di cabang olahraga panahan dalam Olimpiade yang sedang berlangsung di London. Ika Yuliana Rochmawati, demikian nama lengkapnya, lahir di Bojonegoro (Jawa Timur) tanggal 2 Juli 1989. Semasa sekolah, alumnus SMAN 3 Bojonegoro ini tak termasuk siswi yang menonjol dalam arti bukan termasuk pengurus OSIS ataupun siswi yang populer. Namun, prestasi belajarnya cemerlang, sejalan dengan prestasinya di olahraga panahan. Di sekolahnya, Ika mendduki peringkat 2 di kelas. Sebagai pribadi Ika dikenal pemalu namun selalu bersikap baik pada siapapun sehingga memiliki banyak teman. 

Ika mengidolakan Lilies Handayani, salah seorang atlet panahan yang sukses meraih medali perak beregu putri Olimpiade Seoul (1988). Ia berharap bisa mempersembahkan medali Olimpiade untuk indonesia seperti sang idola. Untuk itu, Ika memutuskan tidak berpuasa selama berlaga di London. Iapun mengurangi jadwal latihan agar stamina dan konsentrasinya terpusat pada pertandingan. Selama di London, sebelum turun berlaga ia hanya berlatih setengah hari selama jatah 2 hari latihan yang disediakan panitia. Biasanya Ika berlatih seharian penuh pagi-sore, 6 hari seminggu!

Prestasi:
- Medali emas SEA Games Laos (2009)
- Medali emas nomor recurve Kejuaraan Asia, Teheran (2011)
(MGH/Foto: M.Yazid)

Rabu, 25 Juli 2012

LILIES HANDAYANI : SRIKANDI OLIMPIADE SEOUL

Inilah salah satu dari 3 srikandi Indonesia di Olimpiade Seoul (1988). Bersama Kusuma Wardhani dan Nurfitriyana Lilies berhasil mempersembahkan medali perak panahan beregu putri di ajang olahraga terbesar sejagad.  Jauh setelah era itu berlalu, Lilies masih mampu merebut medali emas nomor compound pada Asian Archery Grandprix ke-3 di Ispahan (Iran, 2007).

Lilies lahir  di Surabaya, 15 April 1969. Beruntung, putri pasangan Yahya Buari daan Subadiyah ini dilahirkan di tengah keluarga pecinta olahraga yang amat mendukung karirnya sebagai atlet. Lebih beruntung, atlet yang dikenal tomboy di masa remajanya ini menikah dengan Denny Trisyanto, rekan seperguruannya di perguruan silat Perisai Diri. Selain panahan, Lilies memang menekuni bela diri pencak silat.Di bidang akademik, Lilies berhasil meraih gelar Sarjana Hukum dari Universitas Airlangga, Surabaya. Setelah tak lagi aktif menjadi atlet, Lilies dan suaminya bekerjasama dengan Dinas Pendidikan mendirikan Surabaya Archery School (SAS), sekolah memanah untuk menjaring bibit-bibit atlet panahan muda sejak usia anak. Hebatnya, SAS tidak menarik iuran dari para siswanya alias gratis! Meskipun fasilitasnyapun seadanya, berlatih menumpang di Lapangan KONI di  Kertajaya Indah, Surabaya. 

Pasangan Lilies-Denny dikaruniai 3 anak: Dellie Threesyadinda, Irvaldi Ananda Putra, dan Della Adisty Handayani. Hebatnya ketiganya mengikuti jejak sang ibu, menjadi atlet panahan. Si sulung Dellie bahkan telah menunjukkan prestasi mengesankan di tingkat nasional. (MGH/Foto:www.satlakprima.com)

Senin, 23 Juli 2012

NURFITRIYANA : PERAIH MEDALI PERTAMA DI OLIMPIADE


Dalam Olimpiade Seoul (1988) , 3 srikandi Indonesia mencatat sejarah dengan mempersembahkan medali perak panahan.  Ini merupakan medali Olimpiade pertama Indonesia. Lebih dari itu, kesuksesan ini juga menjadi motivator atlet Indonesia lain hingga melahirkan tradisi medali, atlet kita selalu berhasil membawa pulang medali dari setiap ajang Olimpiade.

Salah seorang dari 3 srikandi itu adalah Nurfitiyana, atlet panahan yang lahir di Jakarta, 7 Maret 1962. Nurfitriyana juga sering disebut dengan nama Nurfitriyana Saiman atau Nurfitriyana Saiman Lantang.(MGH/Foto:Detik)