Tampilkan postingan dengan label Papua. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Papua. Tampilkan semua postingan

Kamis, 26 Juli 2012

FRANKLIN RAMSES BURUMI : DIRAGUKAN, RAIH 3 EMAS SEA GAMES


Dalam SEA Games di Palembang (2011) lalu, Franklin Ramses Burumi mempersembahkan 3 emas untuk Indonesia: lari nomor 100 meter putra, nomor 200 meter putra, dan  4x100 meter estafet putra. Membanggakan, apalagi itu pertamakalinya Franklin bertanding di SEA Games. 

Atlet yang dikenal humoris ini lahir di Serui (Papua), 14 Mei 1991 dari pasangan guru SD Max Burumi dan Dolli Warusi. Nama Franklin sempat  dicoret dari Pelatnas karena prestasinya kurang memuaskan. Padahal diakui, pemuda Papua ini sangat berbakat. Namun memang saat itu Franklin terbawa arus teman-teman party goers-nya. Gara-gara hobi dugemnya inilah performa Franklin sebagai pelari cepat (sprinter) menurun. Teman-teman atletnyapun menjauhi. Untunglah, Franklin segera sadar dan kembali fokus mengejar prestasi sebagai atlet. Hasilnya, Franklin bisa kembali menembus Pelatnas bahkan berprestasi di tingkat internasional.Franklinpun menjadi salah satu atlet yang digadang-gadang membawa pulang medali emas Olimpiade. Sayang, beberapa bulan lalu Franklin menderita cedera hingga tak maksimal tampil dalam kualifikasi Olimpiade. (MGH/Foto: www.untukindonesiajuara)

Selasa, 29 Mei 2012

SERAFI ANELIES UNANI : EMAS SANG DEBUTAN


Dara kelahiran 1 Januari 1989 ini menyumbang satu medali emas di SEA Games XXVI di Palembang tahun lalu untuk nomor lari 100 meter putri. Prestasi yang membangggakan, apalagi itu merupakan perjuangan pertamanya di SEA Games. Dan Serafi mempersembahkan kemenangannya untuk orangtua, terutama sang ayah yang saat itu berulang tahun. 

Mau tahu kunci suksesnya? Tetap berjuang walaupun kesempatan yang ada sangat sedikit dan terus berdoa, begitu yang diungkap mahasiswi Fakultas Hukum Universitas Surabaya (Ubaya) ini. 

Serafi sendiri telah tekun berlatih lari sejak berumur 9 tahun. Ia memang sudah menyukai lari sejak masih anak-anak. Kecintaannya ini menumbuhkan motivasi yang kuat untuk terus berlatih keras dan fokus. Hasilnya, Serafi menjadi wanita yang tercepat di Asia Tenggara untuk lari nomor 100 meter!  Kini, di samping kesibukannya sebagai atlet dan mahasiswi, Serafi berbisnis pakaian beesama teman-temannya. Yang istimewa, pakaiannya memakai bahan kain batik Papua dan hanya dibuat satu desain untuk satu pemesan. Jadi, harus pesan dulu ya. (MGH/Foto:Koleksi Pribadi)