Tampilkan postingan dengan label atlet taekwondo. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label atlet taekwondo. Tampilkan semua postingan

Rabu, 11 Juni 2014

MERY WANDRA : PETARUNG YANG LEMBUT HATI


Menekuni olahraga 'keras' seperti taekwondo tak berarti tidak punya sisi manis. Lihat saja Mery Wandra, taekwondoin kebanggaan Indonesia. Melihat ketangguhannya saat berlaga di arena mungkin tak mengira ia sebenarnya lembut hati. Intip saja gadgetnya. Game kesukaannya saja Pet Society karena ia memang penyayang binatang. Nah benar kan, Mery sebenarnya lembut hati. Soal pendidikan, pemuda asal Padang (Sumatra Barat) kelahiran 19 Juni 1987 ini menamatkan pendidikan formal terakhirnya dari Universitas Budi Luhur, Jakarta. 

Prestasi:
- Medali emas kelas 63 kg Hwarang Championships Korea Selatan 2004
- Medali emas kelas bantam SEA Games Vientiane 2009 
- Medali emas kelas bantam SEA Games Palembang 2011
(MGH/Foto: Koleksi Pribadi)

Sabtu, 07 Juni 2014

ACHMAD NABIL : JUARA DUNIA TAEKWONDO DI USIA 9 TAHUN


Inilah taekwondoin muda kebanggaan Indonesia yang mulai besok akan bertanding dalam Kejuaraan Dunia Antar Universitas di Hothot (RRC). Achmad Nabil Mohammad Faqih atau lebih dikenal dengan Achmad Nabil, mahasiswa STEI Rawamangun Jakarta ini 2 tahun lalu berhasil mempersembahkan medali perak nomor kyorugi (tarung) dari ajang yang sama. Yang berbeda, Kejuaraan Dunia Antar Universitas kali ini lebih istimewa bagi Achmad karena merupakan ujian sebelum berlaga di Asian Games Incheon (Korea Selatan) dan tiket menuju Olimpiade Rio de Janeiro. Tak heran kalau persiapan telah dilakukan Achmad sejak awal tahun ini. 

Achmad Nabil, kedua dari tiga bersaudara anak Mohamad Saqih dengan Mu'minah, lahir di Kairo pada 11 Januari 1988. Pemuda bertinggi-berat 173 cm/54 kg ini mulai berlatih taekwondo sejak umurnya baru 5 tahun. Orangtuanyalah yang berperan memperkenalkan sang putra pada beladiri asal Korea itu. Istimewanya, meskipun waktu itu masih kanak-kanak Achmad telah mempunyai tekad yang kuat dan disiplin dalam berlatih. Ia lebih suka berlatih taekwondo sekalipun teman-teman seusianya asyik bermain. Perjuangannya berbuah manis. Achmad memuncaki kejuaraan dunia Sang Yoong Cup di Jerman saat usianya baru 9 tahun! Lebih hebat lagi, setahun kemudian  ia mempertahankan gelar juara dunianya. 

Toh bukan berarti waktunya habis untuk berlatih taekwondo. Achmad tetap menekuni sekolahnya dan di waktu senggang ia gemar menonton film atau karaoke. Yang tak dilupakan adalah kunci kesuksesan ,"Saya selalu menjalani semua aktivitas termasuk taekwondo ini dengan serius dan tekun," bukanya. 

Bagaimanapun, ada kalanya Achmad menderita kekalahan. Namun ia sadar betul yang terpenting bagaimana bangkit lagi dan memperbaiki kekurangan. Dalam kegagalan, Achmad selalu berusaha menarik pelajaran tanpa merasa putus asa. Apalagi ia percaya, "Penderitaan itu amat lekat kaitannya dengan kesuksesan."

Dikenal sebagai taekwondoin andalan Indonesia di nomor kyorugi kelas 54 kg, hingga kini Achmad terus berjuang mengejar cita-citanya menjadi juara dunia senior taekwondo disamping berwirausaha. 

Prestasi: 
- Medali emas Kejuaraan Dunia Taekwondo Sang Yoong Cup, Jerman 1997
- Medali emas Kejuaraan Dunia Taekwondo Sang Yoong Cup, Jerman 1998
- Medali emas nomor Fin senior Kejuaraan Taekwondo ASEAN (ATF) Ke-9 Ho Chi Minh City 2009
- Medali perunggu 7th Chuncheon Open Taekwondo Championships, Chuncheon (Korea) 2009
- Medali perak Asian University Games Ke-15 Chiang Mai (Muangthai) 2010
- Medali perunggu SEA Games XXVI Palembang 2011
- Medali perak World University Taekwondo Championships Ke-12, Pocheon (Korea) 2012
- Medali perunggu Asian Taekwondo Championships Ho Chi Minh City 2012
(MGH/Foto: Koleksi Pribadi)

Rabu, 10 Oktober 2012

ASEP SANTOSO : SUMBANG EMAS DENGAN TAEKWONDO


Mahasiswa Universitas Negeri Yogyakarta ini menyumbangkan medali emas cabang taekwondo di SEA Games  Palembang (2011) lalu. Asep bersama Daniel Danny Harsono dan Fazza Fitracahyo, berhasil menjuarai nomor poomsae beregu senior putra. 

Sehari-hari, Asep dikenal ramah dan humoris.  Di waktu senggang, Asep juga suka mendengarkan musik, terutama yang disuguhkan Mbah Surip, Superman Is Dead, Endank Soekamti, dan Bondan Prakoso & Fade2Black. Kalau acara TV, ia paling suka menonton Kick Andy. (MGH/Foto:Koleksi Pribadi)