Selasa, 04 September 2018

SENTILING


Bahan:
Singkong     1/2 kg (kupas, parut)
Gula pasir     secukupnya
Garam     sedikit
Pewarna kue merah
Pewarna kue hijau
Pewarna kue kuning
Kelapa parut (bubuhi sedikit garam)
Daun pisang (untuk alas)

Cara membuat:
1. Campurkan sedikit garam dan gula secukupnya pada parutan singkong.
2. Bagi menjadi 3 bagian.
3. Masing-masing bagian diberi warna merah, kuning, dan hijau.
4. Ambil langseng, letakkan daun pisang di dalamnya.
5. Tuangkan ketiga  adonan sedemikian rupa sehingga tidak tercampur satu dengan lainnya. Ratakan.
6. Kukus hingga matang.
7. Angkat dan dinginkan.
8. Potong-potong lalu gulingkan di atas kelapa parut.
9. Hidangkan.
(Nyonya Rumah-Kompas/foto: Rizki Mariskha)

Senin, 03 September 2018

ADANG ADJIDJI : MEDALI PANAHAN PERTAMA DARI ASIAN GAMES


Bersama J. Sidik dan Donald Pandiangan, Adang mencatat sejarah dengan mempersembahkan medali perunggu panahan nomor beregu putra dari ajang Asian Games Bangkok tahun 1978. Itulah medali pertama untuk cabang olahraga panahan. Setelah pensiun sebagai atlet, Adang menjadi pelatih tim putra panahan Indonesia. Adang menikah dengan rekannya sesama atlet panahan, Kusuma Wardani dan dikaruniai seorang putri Amanda Fajiriana. Adang Adjidji, salah satu pahlawan olahraga Indonesia sudah tutup usia tahun 2001. 

Prestasi:
- Medali perunggu panahan beregu putra Asian Games 1978 (bersama J. Sidik dan Donald Pandiangan
(mgh/foto: Tempo)

SARI BUAH DENGAN KETIMUN

Bahan:
Nanas Bogor     1 buah
Jeruk peras     5-6 buah
Ketimun     1/2 kg
Air gula
Air matang
Es batu

Cara membuat:
1. Nanas dikupas, dibersihkan, lalu diparut.
2. Jeruk diperas. 
3. Nanas diberi air matang secukupnya. Aduk-aduk lalu saring.
4. Campurkan dengan sari jeruk.
5. Tambahkan air matang dan air gula secukupnya.
6. Ketimun dibelah 2, keluarkn isinya, parut dengan parutan kasar.
7.Campurkan pada sari buah. Aduk-aduk.
8. Hidangkan di gelas dengan ditambah air gula secukupnya dan es batu. 
(Nyonya Rumah/Kompas)

Minggu, 02 September 2018

ARIES SUSANTI RAHAYU : CUTI KULIAH DEMI ASIAN GAMES


Meski menekuni olahraga sejak kecil, Aries Susanti Rahayu layak berterimakasih pada guru olahraganya waktu SD. Pasalnya, sang gurulah yang memperkenalkan olahraga panjat tebing padanya. Waktu itu Ayu, demikian gadis berkerudung ini biasa disapa, mendalami olahraga lari. Ayu mulai serius menekuni panjat tebing waktu ia duduk di bangku SMP. 

Lahir di Grobogan (Jawa Tengah) tanggal 21 Maret 1995, putri bungsu S. Sanjaya dan Maryati ini mempersiapkan diri dengan total untuk Asian Games ini. Ayu bahkan cuti kuliah dari FE Universitas Muhammadiyah Semarang agar bisa fokus untuk persiapan Asian Games. Hasilnya semua sudah tahu, 2 medali emas berhasil dikantonginya dari Asian Games.

Prestasi:
- Medali emas beregu putri kategori speed Asian Climbing Championship 2017 Iran 
- Medali perunggu perorangan putri kategori speed  Asian Climbing Championship 2017 Iran 
- Medali perak perorangan putri kategori speed World Cup Series RRC 2017
- Medali emas Kejuaraan Dunia Panjat Tebing IFSC World Cup kategori speed climbing performa 2018 Chongqing (RRC)
- Medali perunggu perorangan putri kategori speed World Cup Series 2018 RRC
- Medali emas kategori speed perorangan putri Asian Games 2018 Jakarta
- Medali emas kategori speed relay putri Asian Games 2018 Jakarta (bersama Puji Lestari, Rajiah Sallsabillah, & Fitriyani)
(mgh/foto: iNews)

ES BELIMBING JERUK

Bahan:
Belimbing yang masak     3 buah
Jeruk peras     5 buah
Air gula     secukupnya
Es batu

Cara membuat:
1. Jeruk diperas,
2. Belimbing dibuang pinggirnya, potong memanjang, iris-iris sebesar ujung jari.
3. Campurkan pada air jeruk.
4. Tambahkan air matang dan air gula secukupnya.
5. Sajikan di gelas dengan es batu.
(Nyonya Rumah/Kompas)

TIARA ANDINI PRASTIKA : CEDERA JARI TETAP BOYONG MEDALI EMAS


Tampil dalam kondisi cedera jari tangan, Tiara tetap mampu menjadi yang terbaik di cabang olahraga balap sepeda MTB nomor downhill putri Asian Games 2018. Medali emaspun direbutnya. Semangat dan tekad Tiara yang kuat mengalahkan rasa sakit di jarinya yang didapat akibat cedera saat mengikuti Kejuaraan Asia tahun lalu.

Tiara lahir di Semarang, 22 Maret 1996 dari pasangan Maruto Heru Prabowo dan Dwi Heri Sucianti Kasmo. Anak ke-3 dari 5 bersaudara ini masih kuliah di Universitas Semarang.  Tiara mulai fokus ke olahraga balap sepeda downhill sejak umur 16 tahun. Sebelumnya ia menekuni balap sepeda jalan raya. Downhill yang termasuk olahraga ekstrem memkat hatinya karena lebih memicu adrenalin. Cita-citanya setelah tak lagi menjadi atlet sederhana saja, menjadi PNS. Ingin kenal lebih dekat dengan Tiara, bisa ke:
Instagram: tiara_andini_Prastika 
Facebook: Tiara Andini Prastika

Prestasi:
- Medali perunggu Specilized Asia Pacific Downhill Challenge 2012
- Medali perunggu downhill putri Kejuaraan Asia 2017
- Medali perunggu downhill putri Kejuaraan Asia 2018
- Medali emas downhill putri Asian Games 2018 Jakarta.
(mgh/foto: istimewa)

ES NANAS DENGAN SARI JERUK

Bahan:
Nanas Bogor     1 buah (iris persegi kecil)
Kelapa muda     1 buah (kerok dagingnya)
Gula pasir     1 ons
Jeruk peras     2 buah
Jeruk nipis     1 buah
Air gula     secukupnya
Es batu

Cara membuat:
1. Rebus sebentar Nanas dengan sedikit air dan gula pasir.
2. Peras jerk nipis dan jeruk peras. Saring.
3. Campur semua bahan.
4. Tambahkan air matang dan air gula secukupnya.
5. Hidangkan dalam gelas kaca dengan dicampur beberapa butir es batu. 
(Nyonya Rumah/Kompas)