Tampilkan postingan dengan label Joe Taslim. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Joe Taslim. Tampilkan semua postingan

Rabu, 09 Januari 2013

IKO UWAIS: MANTAN SOPIR YANG MEMUKAU HOLLYWOOD



Berkat kemahirannya dalam beladiri asli Indonesia, pencak silat, Iko tak hanya mengubah nasibnya dari sopir menjadi aktor namun juga karpet merah ke Hollywood. Setelah film pencak silat yang dibintanginya 'The Raid' masuk 10 besar box office di Amerika Serikat, bintang Iko makin bersinar. Tak hanya diajak Keanu Reeves berakting di film ' Man of Tai Chi', Iko juga dinobatkan situs film milik Warner Bros, Rotten Tomatoes, sebagai  The Breakout Stars 2012. Iko menempati peringkat 5 dari 25 artis sedunia. Iko bahkan mengalahkan nama-nama top seperti Samantha Barks (bintang Les Miserables yang ada di peringkat ke-6), Berenice Marlohe (aktris James Bond: Skyfall, peringkat ke-10), dan Rebel Wilson (bintang Pitch Perfect: Bridesmaids, peringkat ke-15). Akting Iko di film The Raid dinilai Rotten Tomatoes sangat memukau dan Iko sangat berpotensi untuk lebih berkiprah di dunia fim internasional. 

Lahir dengan nama Uwais Qorny pada tanggal 12 Februari 1983 di Jakarta, ia beruntung dibesarkan di lingkungan Betawi dengan adat yang kental, meski sebenarnya berdarah Minang. Apalagi, sang paman mempunyai perguruan pencak silat 'Tiga Berantai'. Di sanalah Iko berguru pencak silat sejak berumur 10 tahun hingga menjadi atlet pencak silat yang sering membawa nama Indonesia ke berbagai negara. Di samping kesibukannya sebagai atlet, Iko bekerja sebagai sopir di satu perusahaan telekomunikasi. Menurut salah seorang mantan kawan sekantornya, Iko merupakan sopir idola para karyawati. Para karyawati yang pesan mobil kantor, biasanya selalu menambah permintaan dengan kalimat,"sopirnya Iko ya Mas..." 

Iko 'terseret' ke dunia film ketika sutradara asal Inggris, Gareth Evans, datang ke 'Tiga Berantai' untuk mencari pemain film 'Merantau' yang akan digarapnya. Mudah ditebak, Iko termasuk yang dipilih. Tak hanya menjadi pemeran pelengkap, Iko dipercaya memegang peran utama dalam film laga berlatar budaya Minang itu. Tak hanya Gareth, Merantau Films, perusahaan film yang meanunginya juga kepincut pada kepiawaian Iko dalam pencak silat, langsung mengontrak Iko selama 5 tahun. Kelar Merantau, Iko kembali berakting dalam film laga garapan Gareth yang kedua 'Serbuan Maut'. Belakangan, film ini lebih dikenal dengan judul internasionalnya 'The Raid'. Hebatnya, Iko tak hanya berakting di film kedua ini. Iapun menjadi penata laga (koreografer) bersama Yayan Ruhian, sesama atlet pencak silat yang turut bermain dalam 'The Raid'. Tak hanya mengikuti sukses film pertama di festival film internasional, 'The Raid' meraih sukses komersial di berbagai negara, bahkan menembus box office di negara kiblat film dunia, Amerika Serikat. 

Sukses 'The Raid' berdampak pada para aktornya yang langsung mencuri hati kalangan perfilman Hollywood. Tak hanya Joe Taslim yang  beradu akting dengan Vin Diesel dalam sekuel film laris The Fast and the Furious 6, Iko juga di diajak Keanu Reeves bermain di film 'Man of Tai Chi'. Ini merupakan film pertama yang disutradarai Keanu. 

Soal asmara, Iko sempat menjalin hubungan cinta dengan aktris berwajah Timur Tengah nan cantik, Jane Shalimar. Toh jodoh berbicara lain. Pertengahan tahun lalu, Iko menikah dengan penyanyi berwajah ayu, Audy yang baru dikenalnya lewat internet beberapa bulan sebelum menikah. Nggak pakai lama, setelah 3 bulan berpacaran, Iko langsung menikahi Audy. Iko bisa dikontak di Twitter: iko_uwais atau email: iko.merantaufilms@gmail.com (MGH/Foto: Koleksi Pribadi)

Kamis, 13 Desember 2012

PETER TASLIM : MENGAWALI & MENGAKHIRI DENGAN EMAS



Akhir tahun lalu Peter Taslim mundur sebagai judoka nasional dengan memberikan kenangan manis: medali emas SEA Games  kelas 66 kg putra.  Ini berarti, Peter mengawali dan mengakhiri kiprahnya sebagai judoka kelas internasional dengan medali emas. 14 tahun lalu, Peter pertama kali bertanding di SEA Games dan berhasil mempersembahkan medali emas bagi Indonesia.

Pria yang lahir di Palembang tanggal 14 Oktober 1969 memang telah lama menjadi salah satu judoka yang membela Indonesia di berbagai ajang internasional. Adiknya, Joe Taslim yang juga judoka nasional, telah lebih dulu mengundurkan diri karena cedera beberapa tahun yang lalu.  Meski demikian, Peter tidak 100 % meninggalkan judo. Ia tetap bertanding di ajang tingkat daerah dan nasional. 

Peter, ayah 2 putra Dico dan Millo, dikenal humoris dan ramah diantara teman-temannya. Sebagai kepala keluarga, iapun sangat menyayangi istri dan kedua putranya. Seperti ditegaskan Peter, keluarga adalah yang nomor satu baginya. Uniknya, meski telah akrab dengan olahraga bela diri sejak kecil, Peter tidak ingin kedua buah hatinya mengikuti jejaknya menjadi judoka. Peter berharap, pura-putranya menjadi atlet bulutangkis atau sepak bola. 


Pria tegap bertinggi berat 170 cm/68 kg ini bisa dikontak lewat Twitter: @DiLLoku atau Facebook: peter.taslim 
(MGH/Foto: Koleksi Pribadi)