Jumat, 08 April 2011

ARYONO MIRANAT : HANDAL DI GANDA CAMPURAN


     Namanya tidak bisa dipisahkan dari catatan sejarah bulutangkis Indonesia, terutama bila kita membuka lembaran tahun 1990-an. Bersama Eliza Nathaneal, Aryono masuk jajaran elit ganda campuran dunia masa itu.


     Pria kelahiran Bandung, 27 April 1964 ini merupakan jebolan klub PB Djarum Kudus. Setelah gantung raket, kembali ke PB Djarum, kali ini sebagai pelatih. Kini, ia melatih ganda putri Pelatnas di Cipayung. Di luar kesibukannya sebagai pelatih, Aryono tetap ayah yang penuh perhatian pada 3 putranya.


Prestasi:
- Juara 2 Indonsia Terbuka 1990
- Juara 2 Indonesia Terbuka 1991
- Juara 2 Indonesia Terbuka 1992
- Juara Cina Terbuka 1992
- Juara Muangthai Terbuka 1992
- Juara Hongkong Terbuka 1992
- Juara 3 Kejuaraan Dunia IBF Birmingham Inggris 1993
- Juara Perancis Terbuka 1993
(MGH/Foto:www.pbdjarum.org)

PISANG GORENG MENTEGA

Bahan:
Pisang kepok   6 buah
Margarin   100 gr

Saus:
Susu cair   100 ml
Gula pasir   15 gr
Coklat masak hitam   120 gr (potong-potong)

Cara Memasak:
1. Pipihkan pisang dengan plastik dan gilingan kayu.
2. Goreng pisang dengan margarin sampai kecoklatan.
3. Angkat dan tiriskan.
4. Saus: Panaskan susu cair dan gula pasir. Masukkan potongan coklat masak hitam.
5. Aduk sampai larut. Biarkan dalam suhu  ruangan sampai mengental. 
6. Sajikan pisang bersama sausnya.

Info Saji:
Untuk : 3 porsi
(Resep:Majalah Sedap)

Kamis, 07 April 2011

ELIZA NATHANAEL : BONGKAR PASANG PARTNER, TETAP RAIH GELAR

     Eliza merupakan salah seorang pebulutangkis yang mengharumkan nama Indonesia pada era 90-an. Wanita kelahiran 27 Mei 1973 ini merupakan pebulutangkis spesialis ganda, baik putri maupun campuran. 

    Mencermati sepak terjang Eliza di dunia perbulutangkisan dunia (halah!), ia tergolong sering bongkar pasang partner bermain. Hebatnya, siapapun partnernya, mau di ganda putri maupun campuran, Eliza hampir selalu meraih gelar. 


Prestasi:
A. Ganda Putri:
- Juara Polandia Terbuka 1991 (bersama Catherine)
- Juara 2 Hongkong Terbuka 1993 (bersama Zelin Resiana)
- Juara 2 Indonesia Terbuka 1993 (bersama Zelin Resiana)
- Juara 2 Grand Prix Dunia 1993 (bersama Zelin Resiana)
- Medali perak SEA Games 1993 (bersama Zelin Resiana)
- Juara Piala Uber 1994 (bersama tim Indonesia)
- Medali perak SEA Games 1995 (bersama Zelin Resiana)
- Juara 2 All England 1995 (bersama Zelin Resiana)
- Juara Piala Uber 1996 (bersama Tim Indonesia)
- Juara Amerika Serikat Terbuka 1996 (bersama Zelin Resiana)
- Juara 2 Grand Prix Dunia 1996 (bersama Zelin Resiana)
- Juara Asia 1996 (bersama Finarsih)
- Juara Indonesia Terbuka 1996 (bersama Zelin Resiana)
- Juara Indonesia Terbuka 1997 (bersama Zelin Resiana)
- Juara Vietnam Terbuka 1997 (bersama Zelin Resiana)
- Medali emas SEA Games 1997 (bersama Zelin Resiana)
- Juara 3 Kejuaraan Dunia 1997 (bersama Zelin Resiana)
- Juara Indonesia Terbuka 1998 (bersama Deyana Lomban)
- Medali perak Asian Games 1998 (bersama Deyana Lomban)
- Juara 3 Kejuaraan Asia 1998 (bersama Deyana Lomban)
- Juara Swiss Terbuka 1999 (bersama Deyana Lomban)
- Juara Indonesia Terbuka 1999 (bersama Deyana Lomban)


B. Ganda Campuran:
- Juara 2 Indonesia Terbuka 1990 (bersama Aryono Miranat)
- Juara 2 Indonesia Terbuka 1991 (bersama Aryono Miranat)
- Juara Cina Terbuka 1992 (bersama Aryono Miranat)
- Juara Hongkong Terbuka 1992 (bersama Artono Miranat)
- Juara 2 Indonesia Terbuka 1992 (bersama Aryono Miranat)
- Juara Perancis Terbuka 1993 (bersama Aryono Miranat)
- Juara 3 Kejuaraan Dunia IBF 1993 (bersama Aryono Miranat)
- Medali emas SEA Games 1993 (bersama Gunawan)
- Medali perunggu Asian Games 1994 (bersama Gunawan)
- Medali emas SEA Games 1997 (bersama Candra Wijaya)
(MGH/Foto:imgcom.net)

SALAD NANAS

Bahan:
Nanas   1 buah
Mentimun   1 buah
Apel Malang   2 buah
Lombok merah yang besar (iris halus)
Kacang goreng   (belah 2)


Saus:
Asam   1 btr
Air
Cabai
Terasi bakar   1 ptg
Garam   1 sdt
Gula Jawa   20 gr


Cara Membuat:
1. Rendam asam dalam air panas, remas-remas,  saring, lalu  tambahkan 100 cc air dan cabai.
2. Terasi diremas, beri air asam dan gula Jawa, rebus sampai gulanya larut.
3. Bubuhi garam dan saring.
4. Saus rasanya harus asam manis dan asin.
5. Kupas nanas, buang matanya, belah 4.
6. Buang bagian tengah nanas yang keras lalu potong persegi.
7. Kupas mentimun, belah 4, buang bijinya, lalu iris-iris.
8. Apel dikupas,  belah 4, buang tengahnya, iris persegi kecil.
9. Letakkan semua bahan di wadah saji.
10. Siram dengan kuah panas.
11. Aduk-aduk dan taburi kacang goreng.
(Resep:Nyonya Rumah/Kompas)

Rabu, 06 April 2011

LIUS PONGOH : TUNGGAL ATAU GANDA, TETAP TANGGUH


     Untuk ukuran pebulutangkis, Nyongnyong (begitu panggilan akrabnya) memang tergolong pendek dan agak gemuk. Tapi semangat dan kelincahannya menjadikan Nyongnyong pebulutangkis tangguh yang sulit dikalahkan di arena. Pokoknya, bandel! Julukannya saja 'bola karet' karena lincahannya. 

     Lius Pongoh, pebulutangkis yang berjuang antara akhir 1970-an hingga sekitar pertengahan 1980-an, dilahirkan di Jakarta tanggal 3 Desember 1960. Karirnya sempat terhenti saat ia menderita cedera punggung pada tahun 1982 dan harus beristirahat selama 2 tahun. 

     Setelah gantung raket, ia tetap aktif mengurus bulutangkis lewat induk organisasi olahraga bulutangkis Indonesia, PBSI. Terakhir, ia sempat menjabat Ketua Bidang Pembinaan dan Prestasi PB PBSI sebelum mengundurkan diri pada Desember 2010 karena kondisi organisasi yang dinilainya tidak kondusif lagi. Awal Februari 2011, ayah 3 putra ini kembali ke dunia bulutangkis. Kali ini, sebagai Staf Ahli PB Djarum. 
Prestasi:
A. Tunggal:
- Juara Swedia Terbuka 1981
- Juara 2 Jepang Terbuka 1981
- Juara 2 Piala Thomas 1982 (bersama Tim Indonesia)
- Juara Indonesia Terbuka 1984
- Juara 2 Piala Thomas 1986 (bersama Tim Indonesia)


B.Ganda Putra:
- Juara Jepang Terbuka 1981 (bersama Christian Hadinata)
- Juara Swedia Terbuka 1982 (bersama Christian Hadinata)
(MGH/Foto:www.tribunnews.com)

SELADA JAWA

Bahan:
Bengkoang   1/2 buah
Nanas   1/2 buah (potong persegi)
Mentimun   2 buah
Tomat   1 buah
Apel yang merah dan keras
Selada   1
Taoge rebus   1 ons
Tahu goreng   1 kotak (potong dadu)


Bumbu:
Lombok merah   1 buah (buang bijinya)
Bawang putih   2 siung
Kacang tanah   1 ons (sangrai)
Gula   secukupnya
Garam   secukupnya
Saus tomat   3 sdm
Air matang   1 cangkir
Cuka


Cara Membuat:
1. Gerus bumbu, bubuhi saus tomat, cuka, dan air. Ratakan.
2. Apel dibelah 4, buang bijiny, dan potong persegi kecil.
3. Bengkoang diiris persegi agak tipis.
4. Mentimun dibelah 4,  buang bijinya, dan potong persegi.
5. Campur buah-buahan dan bahan lainnya dengan bumbu lalu ratakan. 
6. Sajikan di atas piring yang sudah dialasi sehelai daun selada.
(Resep:Nyonya Rumah/Kompas)

Selasa, 05 April 2011

IVANA LIE : JAGO TUNGGAL, JUARA GANDA

     Mojang Bandung ini punya nama lengkap Ivana Lie Ing Hoa. Ia lahir tanggal 7 Maret 1960. Ivana malang melintang di berbagai arena bulutangkis dunia pada era 1980-an. Tak hanya punya permainan yang cantik, iapun tipe pemain yang istimewa karena mampu bermain sama baiknya di nomor tunggal putri, ganda campuran, maupun ganda putri. Di ketiga nomor itu, Ivana telah meraih banyak gelar juara turnamen bergengsi dunia. 

     Setelah mengundurkan diri sebagai atklet bulutangkis, Ivana mendirikan sekolah bulutangkis di Jl Soekarno-Hatta Bandung. Bersama saudara-saudaranya, iapun sempat mendirikan perusahaan pakaian olahraga yang diberi label 'Levana'. Sayang usahanya kandas dihempas badai krisis moneter 1998. 

     Kini wanita yang memilih tetap melajang ini menjabat sebagai staf ahli Menteri Pemuda dan Olahraga Andi Malarangeng. Ivana pula yang mencetuskan badmini, modifikasi bulutangkis untuk anak-anak.

A. Tunggal Putri:
- Juara 2 Piala Uber 1978 (bersama Tim Indonesia)
- Medali perak beregu Asian Games 1978 (bersama Tim Indonesia)
- Medali emas beregu SEA Games 1979 (bersama Tim Indonesia)
- Juara Denmark Terbuka 1979
- Medali emas SEA Games 1979
- Juara 2 Kejuaraan Dunia 1980
- Medali perak SEA Games 1981
- Medali emas beregu SEA Games 1981 (bersama Tim Indonesia)
- Juara 2 Piala Uber 1981 (bersama Tim Indonesia)
- Juara Taiwan Terbuka 1982
- Juara Indonesia Terbuka 1983
- Medali emas SEA Games 1983
- Medali emas beregu SEA Games 1983 (bersama Tim Indonesia)
- Juara Taiwan Terbuka 1984
- Juara 2 World Grand Prix 1984
- Medali perak SEA Games 1985
- Medali emas beregu SEA Games 1985 (bersama Tim Indonesia)

B. Ganda Putri:
- Juara 2 Piala Uber 1986 (bersama Tim Indonesia)
- Juara Indonesia Terbuka 1986 (bersama Verawaty Fajrin)
- Juara Cina Terbuka 1986 (bersama Verawaty Fajrin)
- Juara Taiwan Terbuka 1986 (bersama Verawaty Fajrin)
- Juara 2 World Grand Prix 1986 (bersama Verawaty Fajrin)
- Juara Indonesia Terbuka 1987 (bersama Rosiana Tendean)
- Juara 2 Kejuaraan Asia 1987 (bersama Rosiana Tendean)

C. Ganda Campuran
- Juara Asian Games 1982 (bersama Christian Hadinata)
- Juara SEA Games 1983 (bersama Christian Hadinata)
- Juara Indonesia Terbuka 1983 (bersama Christian Hadinata)
- Juara Indonesia Terbuka 1984 (bersama Christian Hadinata)
- Juara Piala Dunia 1985 (bersama Christian Hadinata)
- Juara Amerika Serikat Terbuka 1988 (bersama Christian Hadinata)
(MGH/Foto:Pos Kota)