Dalam International Earth Science Olympiad (IESO) 2012 di Argentina, Tim Indonesia berhasil membawa pulang 3 medali perak dan 1 perunggu. Salah satu medali perak disumbangkan wakil Indonesia, Dovian Emely Suteja, siswi SMAK 1 Penabur Jakarta Barat. Gadis mungil yang feminin ini sehari-harinya biasa dipanggil Dovi. Ia bisa disapa lewat twitternya @dovianemely (MGH/Foto: TOIKI)
Serabi Indonesia (SERbA-serBI INDONESIA), berisi tulisan tentang sisi positif Indonesia. Dipersembahkan untuk saudara-saudari sebangsa.
Tampilkan postingan dengan label BPK Penabur. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label BPK Penabur. Tampilkan semua postingan
Jumat, 25 Januari 2013
Jumat, 18 Januari 2013
LIMIARDI EKA SANCERIO : 2 MEDALI EMAS FISIKA DALAM SETAHUN
Disamping maraknya berita tawuran pelajar di media, masih banyak pelajar yang mampu unjuk diri melalui prestasi bahkan hingga ke tingkat internasional. Salah satunya adalah Limiardi Eka Sancerio yang tahun lalu berhasil memboyong 2 medali emas dari ajang Olimpiade Fisika Se-Asia di India dan International Zhautykov Olympiad (IZhO).
Lim, begitu sulung dari 3 bersaudara asal Pontianak ini biasa disapa, adalah putra pasangan Tamrin Salim dan Tjhang Lina Hermayanti. Lahir tanggal 11 Juli 1994, saat memenangi medali Fisika internasional, Lim masih duduk di bangku kelas XII SMAK Penabur Gading Serpong, Tangerang (Banten). Kini, ia telah menjadi mahasiswa teknik listrik National University of Singapore (NUS). Lim juga sudah punya pacar lho, namanya Josephine Monica.
Berprestasi tinggi di bidag akademis, bukan berarti tidak bisa bersenang-senang. Lim tetap menikmati hobinya bermain gim (game) dan jalan-jalan ke mall bersama teman-temannya. Tapi yang paling disukainya: bermain sepak bola! Ingin kenal Lim, cegat saja saat liburan di rumah orangtuanya: Jl. KH Wahid Hasyim No.179-181, Pontianak.
Prestasi:
- Medali emas Asian Physics Olympiad (APhO) XIII, New Delhi (2012)
- Medali emas Internastional Zhautykov Olympiad (IZhO), Kazakhstan (2012)
(MGH/Foto: Koleksi Pribadi)
Selasa, 15 Januari 2013
KEZIA AURELIA CENDRANATA : JUARA MATEMATIKA INTERNASIONAL
Inilah murid kelas 6 SDK 2 BPK Penabur Pembangunan Jakarta yang tahun lalu meraih medali emas di International Mathematics and Science Olympiad (IMSO) tingkat SD di India. Kezia berhasil menjadi yang terbaik di bidang matematika. Kemenangan ini makin manis bagi Kezia, tak hanya karena ia berhasil membawa nama sekolah dan bangsa namun juga karena diraih menjelang ulang tahunnya ke-12. Tim Indonesia sendiri berhasil membawa pulang 2 medali emas, 9 perak, dan 11 perunggu dalam Olimpiade matematika dan sains tahun lalu.
Kezia lahir 1 November 2000 sebagai bungsu dari 2 bersaudara. Sejak kelas 1 SD, kemampuannya dalam matematika sudah menonjol diantara teman-temannya. Beruntung, Bakat Kezia mendapat perhatian dari sekolah dan orangtuanya. Tak hanya pihak sekolah yag berusaha menyertakan Kezia dalam berbagai kompetisi matematika. Orangtuanya juga memasukkan Kezia ke kursus matematika Sakamoto yang memiliki jaringan internasional. Tak salah. Setahun mengikuti kursus di Sakamoto, Kezia lolos seleksi kompetisi tingkat internasional Sakamoto dan meraih medali. Untuk tingkat nasional, Kezia sudah langganan beroleh medali sejak kelas 1 SD!
Prestasi:
- Medali perak World Sakamoto Mathematics Championship (WOSAMAC), Kuala Lumpur (2008)
- Medali perak World Sakamoto Mathematics Championship (WOSAMAC), Singapura (2009)
- Medali perunggu Asia-Pacific Mathematical Olympiad for Primary Schools (2012)
- Medali emas International Mathematics and Science Olymnpiad (IMSO), India (2012)
(MGH/Foto: BPK Penabur)
Langganan:
Postingan (Atom)


